Paijul Tentara Gagah Berani


Sudah 2 bulan Kompi itu berada di tengah hutan itu, bertempur melawan kelompok musuh yang bermarkas di sana. Saat itupun pertempuran sedang berlangsung sengit.

Di tengah pertempuran sang Komandan terdengar meneriakkan sebuah perintah kepada seorang prajurit. Paijul, prajurit itu biasanya ogah-ogahan kalau disuruh komandannya, apalagi dia agak penakut. Tapi kali ini entah kenapa dengan sigap Paijul melesat ke depan, dan dengan gagah berani berlari di tengah-tengah hujan tembakan dan peluru-peluru yang berdesing di sekitarnya. Perintah komandan itu adalah untuk untuk mengambil sebuah peta dari tubuh rekannya yang sudah tergeletak mati, 100 meter dari lokasi musuh.

Sebuah peluru menyerempet bahu Paijul, tapi dia tidak memperdulikannya. Dia sudah hampir mencapai tubuh rekannya ketika sebuah peluru lagi menyambar kakinya. Darah mulai menetes dari tubuhnya tapi demi peta itu Paijul bertekad maju terus pantang mundur.

Akhirnya Paijul berhasil juga mengambil peta penting itu, lalu dia berlari sekuat tenaga kembali ke sang Komandan sementara sebutir peluru merobek punggungnya.

Dia sampai dengan selamat. Sang Komandan berkata, "Prajurit! Saya akan mengusulkan supaya kamu diberi penghargaan. Kamu telah mempertaruhkan nyawa untuk menyelamatkan peta rahasia lokasi peluncuran yang akan kita tuju"

"Kompleks peluncuran?!!!!!", teriak si Paijul . "Saya pikir tadi Komandan bilang kompleks pelacuran!"
Pengirim : ferdi
Login